Tim Pabrikannya Sangat Hot, Satelitnya Malah Merosot

  • Whatsapp
Tim Pabrikannya Sangat Hot, Satelitnya Malah Merosot

Media24jam.my.id – Tim pabrikan Monster Energy Yamaha kembali berjaya di Losail International Circuit.

Setelah minggu lalu Maverick Vinales menjadi kampiun di GP Qatar, kemarin giliran rekan setim Vinales, Fabio Quartararo, yang merengkuh podium tertinggi di sirkuit yang sama pada seri GP Doha.

Bacaan Lainnya

Kemenangan Vinales dan Quartararo itu membuat Yamaha menyapu bersih dua balapan pembuka MotoGP musim ini. Tapi, ada satu celah yang tersisa bagi tim berlambang garpu tala tersebut.

Dua pembalap tim satelit mereka, Petronas Yamaha SRT, yakni Valentino Rossi dan Franco Morbidelli, masih tercecer di barisan belakang pada dua race awal.

Hal itu menjadi tanda tanya lantaran Rossi diberi jatah spek motor yang sama dengan dua pembalap pabrikan. Lalu, Morbidelli datang dengan status pembalap runner-up tahun lalu.

Kemarin Vinales finis di urutan kelima. Sementara itu, Morbidelli bekerja begitu keras mengendalikan motornya hanya untuk finis di posisi ke-12. Rossi yang start dari posisi ke-21 mengakhiri balapan di urutan ke-16.

”Entahlah, sampai sekarang aku belum mendapatkan feeling yang pas dengan motorku. Tapi, aku tidak akan pernah menyerah,” ucap Morbidelli seperti dilansir Motorsports.

Quartararo menyatakan, podium tertinggi yang diperoleh pada balapan kemarin adalah salah satu yang spesial sepanjang karier. Ini adalah kemenangan keempat bagi pembalap 21 tahun tersebut di pentas MotoGP.

Kali terakhir dia berdiri di podium nomor satu pada September tahun lalu. Tepatnya di GP Catalunya.

”Aku datang dengan percaya diri karena motor kami bekerja sangat baik pekan lalu. Tapi, semua dilakukan tahap demi tahap. Kami harap hasil baik ini berlangsung sepanjang tahun,” ujar Quartararo.

Pada balapan seri pertama pekan lalu, Quartararo finis di urutan kelima. Hasil dari dua balapan itu membuat dia mengumpulkan 36 poin dan berada di posisi kedua. Poinnya sama dengan Vinales di posisi ketiga. Posisi pertama masih diduduki pembalap Pramac Ducati Johann Zarco yang memiliki 40 poin.

Rekan senegara Quartararo itu kembali menduduki posisi runner-up kemarin. Sama seperti hasil yang didapat pada balapan pertama.

”Yang membuat aku makin bahagia, ada dua pembalap Prancis di podium 1-2 pada balapan ini. Hal yang sangat jarang terjadi,” ucap Quartararo.

Quartararo yang memulai balapan dari posisi kelima sempat terlempar di urutan kesembilan pada lap-lap pertama. Sebaliknya, pembalap rookie Pramac Ducati Jorge Martin yang mengawali balapan dari pole position tampil kuat dengan memimpin sampai balapan tersisa kurang dari lima lap.

Tapi, Quartararo ternyata masih menyimpan kekuatan untuk menyodok di akhir-akhir lomba. Dia mengejutkan para pembalap di barisan depan. Sampai akhirnya, di lap ke-19 atau saat balapan tersisa empat lap, dia mengambil alih pimpinan lomba dari Martin.

Pembalap rookie 23 tahun itu akhirnya harus puas kebagian podium ketiga. MotoGP seri-seri selanjutnya berlangsung di kawasan Eropa. Seri ketiga (GP Portugal) berlangsung di Portimao pada 18 April mendatang.

Hasil GP Doha (Sepuluh Besar)
1. Fabio Quartararo/Monster Yamaha/42 menit 23,997 detik
2. Johann Zarco/Pramac Ducati/+1,457 detik
3. Jorge Martin/Pramac Ducati/+1,500
4. Alex Rins/Suzuki Ecstar/+2,088
5. Maverick Vinales/Monster Yamaha/+2,110
6. Francesco Bagnaia/Ducati Team/+2,642
7. Joan Mir/Suzuki Ecstar/+4,868
8. Brad Binder/Red Bull KTM/+4,979
9. Jack Miller/Ducati Team/+5,365
10. Aleix Espargaro/Aprilia Gresini/+5,382

Dikutip dari Berbagai Sumber!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *