BMKG Prediksi Musim Kemarau Mulai April

  • Whatsapp
BMKG Prediksi Musim Kemarau Mulai April

Media24jam.my.id–Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksikan musim kemarau pada 2021 akan dimulai pada April. Musim itu diperkirakan terjadi di 22,8 persen zona musim di Nusa Tenggara, Bali, dan sebagian Jawa.

”BMKG memprediksi peralihan angin monsun akan terjadi pada akhir Maret dan setelah itu Monsun Australia akan mulai aktif. Karena itu, musim kemarau 2021 diprediksi mulai terjadi pada April,” kata Kepala BMKG Dwikorita Karnawati dalam keterangan resminya pada Jumat (26/3).

Bacaan Lainnya

April sampai Mei, lanjut dia, sebagai masa peralihan dari musim hujan ke musim kemarau (masa pancaroba). Artinya, sejumlah daerah mulai memasuki musim kemarau namun tidak serentak.

”Hasil pemantauan terhadap anomali iklim global menunjukkan kondisi La Nina diprediksi masih akan terus berlangsung hingga Mei dengan intensitas yang terus melemah. Sedangkan pemantauan kondisi indian ocean dipole mode (IOD) diprediksi netral hingga September,” terang Dwikorita.

Dia mengatakan, kedatangan musim kemarau umumnya berkait erat dengan peralihan angin baratan (Monsun Asia) menjadi angin timuran (Monsun Australia). Sejumlah wilayah yang akan memasuki musim kemarau pada April yaitu Nusa Tenggara dan Bali. Wilayah Jawa, sebagian Kalimantan, dan Sulawesi pada Mei hingga Juni.

Sementara itu, Deputi Bidang Klimatologi Herizal menjelaskan, 30,4 persen wilayah akan memasuki musim kemarau pada Mei, meliputi sebagian Nusa Tenggara, sebagian Bali, Jawa, Sumatera, sebagian Sulawesi, dan sebagian Papua. Kemudian sebanyak 27,5 persen wilayah akan memasuki musim kemarau pada Juni, meliputi sebagian Sumatera, Jawa, sebagian Kalimantan, sebagian Sulawesi, sebagian kecil Maluku, dan Papua.

Editor : Latu Ratri Mubyarsah

Reporter : rafika


Dikutip dari berbagai Sumber:
Published for: MEDIA24JAM

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *