UAS Catat Kidung buat Al Azhar: Di Firdaus Orang Bertemu – MEDIA24JAM

  • Whatsapp

MEDIA 24 JAM: UAS Catat Kidung buat Al Azhar: Di Firdaus Orang Bertemu

UAS Tulis Puisi untuk Al Azhar: Di Surga Kita Bersua
PIDATO Ustaz Abdul Somad (UAS) era ditabalkan bagai Daruk Pa mor Rohaniwan Patuh Dunia bagi LAM Riau, 20 Februari 2018 lampau.

SELASAR RIAU, PEKANBARU – Pemberitahuan gelisah wafatnya Amir Umum Cantik Keakraban Kelaziman Badan Kelaziman jawi Riau (MKA LAMR), Embah Pa mor Al Azhar, mengabaikan gelisah lebih dalam alokasi Ustaz Abdul Somad (UAS).

Bacaan Lainnya

Ustaz beken yang disebutkan sebelumnya era merasai hina dari Bali, kena pengayoman budi pekerti lalu antusiasme hidup dari mendiang Al Azhar. Tercatat melantik melebarkan Embah Pa mor Rohaniwan Patuh Dunia bagi LAM Riau menjumpai UAS.

Dari daratan Belati, Aceh, tepatnya di Daratan Berjibun, Aceh Ngilu, UAS era ini lagi dakyah, menyampaikan sajak teruntuk Embah Al Azhar.

Kidung yang disebutkan sebelumnya dikirimkan UAS menjumpai aktor Riau, Hj Azlaini Elok.

"Sayo lagi di Daratan Berjibun 4 jam dari Aceh Ngilu. Mhn emak beri salut sayo kepado Anak bini Embah Al Azhar. Sumbang donga -kan suagho sayo ko ke telingo daksina nyo. Mhn sori Bu. Wassalam," catat UAS dalam pesannya.

Seterusnya sajak ditulis UAS diberi titel "Di Firdaus Orang Bertemu"

Engkau bela ana era duka membanat

Engkau tabalkan Embah Pa mor Rohaniwan Patuh Dunia

Buat menampik cemoohan lalu kehebohan

Engkau jangan pertalian memaksudkan menanggapi bantuan

Buletin ambruk kendati jangan mengaras kuping

Jam ana antara di memintas Sumatera

Ada khabar memerihkan jiwa

Tahu terkirim al-Fatihah lalu doa

Gaya-gayanya itu pendamping Embah bertolak berkelaluan

Tentang hal salah lihat, cela lalu lengah

Jangan basyar terlepas darinya

Biarlah Allah Azza wa Jalla

Menyetip lalu mengalih sama jawaban akbar

Embah Al Azhar mendindingi alat penglihat Selasa senja (12/10/2021), jam 22.04 WIB di RS Mula Bross.

Pemikir jawi Riau yang disebutkan sebelumnya betul seminggu lantas melalukan bedel berangkal nyali, walaupun begitu kalakian merasai pemburukan maupun peka.

Informasi: DEFRI CANDRA

Pos terkait