Ringankan Bagasi Badan, Badan Pekanbaru Metropolitan Bahari Julukan Aktivitas Bersahabat di Panti Jagaan Ar Belas kasih – MEDIA24JAM

  • Whatsapp

MEDIA 24 JAM: Ringankan Bagasi Badan, Badan Pekanbaru Metropolitan Bahari Julukan Aktivitas Bersahabat di Panti Jagaan Ar Belas kasih

PEKANBARU – Badan Pekanbaru Metropolitan Bahari (FPKB) balik mengadakan gelagat bersahabat sama ngasih dukungan ke panti belaan Ar Belas kasih, di Denai Manggis, Gg. Manggis. Kelurahan Wonorejo, Marpoyan Aman, Pekanbaru, Riau, pekan (26/09/2021).

Bacaan Lainnya

Berdasarkan Kamitua Badan Pekanbaru Metropolitan Bahari (FPKB), Masril, dukungan yang disebutkan sebelumnya berbentuk alang lalu para daerah/akar mendengkur buat anak-anak panti, sembako, busana, lalu sebagian kecil kapital buat operasional panti belaan. “Alhamdulillah, FPKB dapat balik bersilaturahmi sama panti belaan Ar Belas kasih. Ini merupakan aktivitas yang kesekian kalinya orang membabarkan fungsi menunjang sesama,” ujarnya.

Segerombolan relawan Badan Pekanbaru Metropolitan Bahari dipimpin meneladan Masril, kali ini dipimpin terus sama Sekertaris Umum Kakang Sony, Duta Kamitua Dunia Turisme Kecakapan lalu Pikiran Nuraini Ayang, lalu organisator bersahabat Yenni Watri, juga mak-mak Badan Pekanbaru Metropolitan Bahari lainnya.

Senentara itu, Arahan panti belaan Ar Belas kasih Leni Anak mengatakan terimakasih tempat darmawisata lalu dukungan yang diberikan Badan Pekanbaru Metropolitan Bahari Hisab.

Menurutnya, sedari satu warsa berdirinya panti belaan Ar Belas kasih, kontemporer kali ini bisa dukungan dari sayap manapun. Lebih-lebih lagi mulai panti belaan Ar Belas kasih merasai bala api para waktu yang lantas. “Orang berat berterimakasih, mendapatkan seantero deretan pemimpin FPKB lalu moga distribusi langgayan dermawan seharusnya Allah memajukan rezekinya,” ujarnya.

Leni saja berhasrat, biar negara khusunya Pengelola Metropolitan Pekanbaru, bisa lewat perhatian panti-panti belaan yang terdapat di praja Bahari.

Engat era ini, Panti belaan Ar Belas kasih memuat anak-anak dari batih yang enggak becus, anak-anak yatim dari beraneka ragam area berjumlah 23 anak buah, dari dari balita limit yang telah berpelajaran.***

Pos terkait