Babar 14 Individu, Target Pemungkiran Mualim Din di Ogan Ilir Menjadi 26 Cantrik – MEDIA24JAM

  • Whatsapp

MEDIA 24 JAM: Babar 14 Individu, Target Pemungkiran Mualim Din di Ogan Ilir Menjadi 26 Cantrik

Bertambah 14 Orang, Korban Pencabulan Guru Agama di Ogan Ilir Jadi 26 Murid
Ditreskrimum Polda Sumsel jam ngasih penjelasan terikat kejadian pengingkaran sebab kiai ngaji di Ogan Ilir. (klise: limbung. khas)

Target pengingkaran yang kemungkinan dilakukan sebab Junaidi (22 tarikh), seorang kiai ajaran di satu dangau pondok di Kabupaten Ogan Ilir yang disebutkan sebelumnya berimbuh 14 bangsa juga. Limit totalnya kini terdapat 26 bangsa anak didik perewa.

Bacaan Lainnya

Junaidi seorang diri kini diamankan di Ditreskrimum Polda Sumsel lantaran sebelum-sebelumnya dilaporkan menduga menjalankan pengingkaran tentang 12 muridnya.

Bos Intelijen Kejahatan Umum Polda Sumsel, Kombes Penuh Hisar Siallagan, ngomongin ada 14 target juga yang menduga mengadukan kejadian mirip ke penjaga.

"Menjadi jumlah terdapat 26 bangsa. Segenap anak didik perewa," konon, Kamis (16/9).

Berlandaskan keterangan adendum itu, aktivitas kotor yang dialami target berbeda-beda. Terdapat yang cuma ternoda, lantas terdapat lagi 11 bangsa yang sampai disodomi sebab Junaidi.

"Langgayan target ini memenangi gelogok biar enggak mengungkapkan kasus yang disebutkan sebelumnya," konon.

Empu Jawatan Bini lalu Asilum Arek (PPPA) Sumsel, Henny Yulianti, ngomongin menduga mendaratkan barisan terbilang psikolog buat ngasih pendampingan pada target.

"Lantaran tengah dalam fase pengamatan, rencananya kontemporer esok lusa abdi berhal buat pendampingan," konon.

Henny berhajat langgayan target mempunyai nyali buat bisa memberikan perlakuan dari orang per orang yang disebutkan sebelumnya ke paksa kepolisian. Peliputan itu galat satu ala lebih preventif berlangsung tindakan-tindakan yang enggak diharapkan.

"Aku berhatap lega setiap anak cucu, terbilang lagi bini yang memgalami tekanan, cantik secara jasad walaupun oral, bagak memberikan lalu mengadukan," konon. (aab)

Pos terkait