FDA: Booster Berikan Benteng Adendum, tetapi Belum Benar Dibutuhkan – MEDIA24JAM

  • Whatsapp

MEDIA 24 JAM: FDA: Booster Berikan Benteng Adendum, tetapi Belum Benar Dibutuhkan

FDA: Booster Berikan Perlindungan Tambahan, tapi Belum Terbukti Dibutuhkan
Food and Drug Administration/FDA. Klise: Jason Reed/Reuters

Pengamat dari Diri Nadir Penawar lalu Incaran Amerika Perkongsian (FDA) memberikan persembahan booster vaksin COVID-19 sahih meninggikan jawaban kebal dalam batang tubuh penerimanya.

Bacaan Lainnya

Maklumat ini disampaikan dalam satu manuskrip maka takaran ketiga vaksin Corminarty ataupun yang bertambah kadang kala disebut Pfizer-BioNTech sebenarnya sahih ngasih benteng bertambah. Meskipun sebagai itu, FDA menegaskan maka kemerosotan efikasi ataupun keefektifan dari vaksin yang disebutkan sebelumnya lantas dibutuhkan booster sedang belum sahih.

"Sebesar belajar akibat pemantauan menganjurkan kemerosotan efikasi dari vaksin Comirnaty dari waktu ke waktu atas kontaminasi bergejala ataupun atas versi Delta, selagi yang lain enggak," catat manuskrip FDA di Paru-paru (15/9), dikutip dari Reuters.

Era ini daulat AS para menelaah kaidah tercantel persembahan booster khususnya di asosiasi umum. Sehingga manuskrip ini membentuk sebagian kecil dari cela satu komentar yang nantinya bakal diserahkan buat pemilihan di Jumat kelak.

Secara bayan FDA memberikan maka vaksin yang menenung tersaji lalu diberikan begitu ini sedang sahih bisa melakukan perlawanan upah terburuk dari kontaminasi corona.

"Walaupun begitu, secara keutuhan, informasi menuturkan maka begitu ini vaksin COVID-19 yang dilisensikan ataupun disahkan AS sedang ngasih benteng atas kebobrokan COVID-19 yang gawat lalu akhir hidup di Amerika Perkongsian," bayan FDA.

Biar FDA jangan menganjurkan persembahan booster, Pfizer demi produser malah ngomongin melainkan. Pfizer mendiktekan maka regulator AS layak menyetujuinya buat diberikan heksa- purnama selepas takaran kedua lantaran kedapatan adanya kemerosotan efektivitas bertepatan sama berjalannya waktu.

Beralaskan informasi uji coba klinis yang kemungkinan dilakukan Pfizer, ada kemerosotan efikasi sebanyak 6 obat jerih tiap dwi purnama selepas takaran kedua. Situasi ini jua sahih berlaku di AS walaupun Israel yang kejadian konfirmasinya balik menanjak dan jika menenung bertambah dari 50% penduduknya menebus kebanyakan vaksin Pfizer.

Dari 300 kandidat uji coba klinis, takaran ketiga menciptakan jawaban imunitas yang bagusnya dari takaran kedua. Situasi ini jua sahih di Israel yang menenung ngasih booster lalu disebut berbunga meninggikan benteng dari mikrob corona.

Sebelum-sebelumnya, Kepala negara AS Joe Biden sebenarnya kontributif persembahan booster ini. Lebih-lebih lagi lonjakan kejadian balik berlaku di negaranya sama kejadian konservasi lalu akhir hidup yang banyak efek versi Delta. AS menjadwalkan di 20 September kelak buat dapat melakukan agenda persembahan booster sebesar 100 juta subsidi.

AS jua menenung memberi izin subsidi adendum buat anak buah sama komposisi imunitas yang terdedah purnama lantas.

Pos terkait