Olivia Rodrigo lalu Lil Bukti X Bercahaya di VMA 2021

  • Whatsapp

Dwi medali bujang yang kini masih hasan di penghidupan musiknya, berbuah membopong balik apresiasi fundamental dalam ejekan MTV Gambar Music Awards 2021. Olivia Rodrigo sama song of the year-nya, senyampang Lil Bukti X membawa film of the year.

Kecuali kedua medali bujang itu, superior mencari jalan yang keburu menjabat gejala demi kedatangan pertamanya sedekade tinggal, Justin Bieber, lagi membopong balik apresiasi fundamental. Dia dinobatkan bak artist of the year, lalu menjabat calon semata jaka di grup yang disebutkan sebelumnya. Olivia Rodrigo lagi hadir dalam pencalonan yang disebutkan sebelumnya.

Kecundang dari Bieber, pendendang yang masyhur sama Driver License itu berbuah membopong balik tiga trofi VMA 2021: Song of the Year, Best New Artist, lalu Push Performance of the Year.

“Ini yakni musim menyesatkan aneh dalam tumbuh aku lalu itu semua lantaran kalian. Terdapat berjibun individu yang bakal memandu mengaburkan cerah kalian, lamun menyampaikan pikiranmu lalu cekit hati kalian yakni situasi yang menyesatkan bahari di adam,” cakap Rodrigo demi meluluskan apresiasi song of the year lalu mendarmabaktikan trofi itu buat palas-palas awewe bujang lain yang menyalin dodoi di geladak barak, dikutip dari The Guardian, Senin, (13/9).

Selagi itu, pioneer pop yang memadai liberal dalam melanda sempadan kurun ini, Lil Bukti X, meluluskan  apresiasi paripurna film of the year. Dia mula-mula kali masyhur di 2019 lalu Old Town Road, yang galat satu popularitasnya lagi karena garis haluan Tiktok. Lil Bukti X memiliki trofi film of the year VMA 2021 lalu dodoi Monteo (Call Me By Your Name), yang dalam film itu dia mendorong berbareng palas-palas bedaya striptris yang seolah mengilustrasikan anjlok ke momok.

Kecuali artist of the year, Justin Bieber lagi membopong balik trofi best pop lalu Peaches, yang berekanan sama Daniel Caesar lalu Giveon. https://www.theguardian.com/music/2021/pemimpin/13/vmas-2021-olivia-rodrigo-and-lil-nas-x-triumph-in-a-return-ish-to-normal

[9/13, 21:35] Nike Weekend MI: Parit – Kelewat Berlimpah Waktu Lengang Bakal Menjurus Serasa Enggak Beruntung

;;

Berlimpah individu kepingin memegang waktu longgar yang makin berjibun buat berayun-ayun kaki di masih aksi mencari jalan. Bakal lamun, orang-orang yang memegang waktu longgar makin dari sapta jam dari hari bakal serasa rendah jelak lalu ceria, itulah temuan kontemporer. 

Terdapat, berbarengan sama bertambahnya waktu longgar, serupa itu juga hati ceria seseorang lagi bakal berkurang. Ini bermakna andaikan waktu longgar lagi terdapat garis waktunya. 

Pendalaman akibat American Psychological Association menuturkan maka sehabis duet jam waktu longgar, pengembangan keselamatan berkurang. Ini disebabkan sehabis waktu yang disebutkan sebelumnya, individu bakal mengarah serasa enggak bugar.

“Beta cipta maka memegang ganjil waktu longgar dalam seharian mengejawantahkan tensi yang makin besar lalu kedamaian lalu kebahahiaan yang makin kecil. Walaupun begitu, sedangkan amat sebagian kecil waktu itu tidak baik, memegang makin berjibun waktu enggak acap bagusnya,” papar Marissa Sharif, pembantu guru besar penjualan di The Wharton School lalu cerpenis fundamental bersekolah yang disebutkan sebelumnya, kaya dikutip dari dailymail.co.uk.

Dalam pendalaman yang menduga diterbitkan dalam Journal of Personality and Social Psychology yang disebutkan sebelumnya, palas-palas peneroka menelaah fakta dari 21.736 individu Amerika yang mengadopsi sebagian kecil dalam Pengambilan pendapat Pelaksanaan Waktu Amerika jurang 2012 lalu 2013.

Kontestan bersekolah ngasih penerangan rinci atas apakah yang mencari jalan buat sepanjang bagian 24 jam terbilang waktu lalu tempo tiap kegiatan  lalu mengadukan rasa ceria mencari jalan.

Ini menuturkan maka rasa ceria per melintang sehabis duet jam lalu anjlok sehabis panca jam. Buat menyadari makin larut,  peneroka arkian menjalankan duet pengkajian online sama makin dari 6.000 individu.

Kontestan bersekolah secara begitu saja ditugaskan buat memegang waktu longgar seperempat jam dari hari, tiga 30 menit (regu lagi) maupun sapta jam (regu agung). Lantas, mencari jalan diminta buat menuliskan babak keenakan, keselamatan, lalu keenakan mencari jalan. Regu lagi memegang keselamatan kesemestaan paripurna.

Ala penyelidikan kedua, peneroka menilik kemampuan fungsi kapasitas produksi. Kontestan diminta buat berimajinasi memegang waktu longgar lagi (3,5 jam) maupun agung (7 jam) dari hari, lamun lagi diminta buat berimajinasi menyapu bersih waktu itu ayu dalam situasi baik bila, melakukan olahraga, minat maupun berlari maupun enggak baik.

Palas-palas peneroka cipta maka individu yang memegang waktu longgar yang agung mengadukan babak keselamatan yang makin kecil momen turut terbawa-bawa dalam aktivitas yang enggak baik.

Walaupun begitu, momen mencari jalan yang memiki waktu longgar agung yang disebutkan sebelumnya berkegiatan baik, mencari jalan makin berjibun serasa mirip sama mencari jalan yang memegang waktu longgar lagi. Ini menunjukan andaikan waktu longgar bakal berakhir ayu di kedamaian lalu keselamatan awak andaikan anggaran waktu longgar dilewati sama rasa berbunga-bunga lalu terjemur lagi di dengan jalan apa individu melewatinya. 

“Sekalipun pemeriksaan awak berfokus di ikatan jurang anggaran waktu longgar lalu kedamaian khusus, pendalaman bonus awak atas dengan jalan apa perseorangan menyapu bersih waktu longgar mencari jalan kelihatan terekspos,” cakap Sharif.

“Temuan awak menuturkan maka menyapu bersih waktu longgar sejauh hari bisa melakukan seseorang enggak ceria. Bani-orang selayaknya bergerak buat memegang waktu longgar yang memadai buat menyapu bersih apakah yang mencari jalan inginkan,” lanjutnya. 

Kecuali itu, dalam hal lain momen individu yang memegang anggaran waktu yang bermewah-mewah, kaya keluar maupun mengabaikan pekerjaan, akibat bersekolah menuturkan maka orang-orang ini bakal memiliki harga dari menyapu bersih waktu kontemporer mencari jalan sama satu destinasi. (The Guardian/M-2) 


Pos terkait