Ciptaan Prabal Gurung buat New York Fashion Week Terinsipirasi Kampiun Pulitzer

  • Whatsapp

Prabal Gurung memestakan semua situasi berkenaan kenya atas Paru-paru petang (8/9) waktu selingkung di pergelaran blus offline dalam hasil merangkai jadwal New York Fashion Week (NYFW), di sejauh birih miring kunci praja.

Perencana blus itu mengikatkan inspirasinya sama cuplikan yang dipinjam dari pengulas contoh lalu akal budi kampiun Baksis Pulitzer, Robin Givhan: “Menjelma berprofesi keputerian berjasa sebagai keras, lantaran keunggulan didefinisikan balik.”

Gurung mendekat destinasi itu dalam adonan perian semi-musim bahang dari baju sporty, pengejawantahan bawahan kebesaran lalu gaun petang yang flamboyan yang memberikan kebebasan bani buat ngasih ani.

Gurung ialah satu dari demikian dalang yang menenung berjibun memetakan perkara berasa dalam kontak senjata akal budi detik ini akan inklusivitas, kesepakatan, keseimbangan, feminitas, kebagusan lalu kepemilikan batang tubuh kenya.

Kalau Gurung, Amerika kiasan perawakan dara yang enggak acap diperlakukan sama ayu.

“New York pula seorang kenya,” kaul Gurung kaya dikutip dari AP, Kamis (9/9).

“Ana seorang pelawak lalu ana mengungkapkan beraneka ragam macam riwayat. Lalu jadi pelawak, ana ialah seorang pengobat. Dengan riwayat, Sampeyan bisa meng-connect-kan bani. Sampeyan menilik bani. Lalu itulah fashion. Fashion mengizinkan bani buat dilihat, riwayat buat diceritakan lalu kesenangan juga optimisme yang menyertainya,” kaul Gurung.

Di koleksinya kali ini, Gurung memajang spektrum kewanitaan sekalian sporty, flamboyan sekalian kasual. Terdapat tea dress lalu bawahan denim undyed, juga wrap miniatur dress.

“Ana kepingin menghasilkan alam di mana orang-orang petang ini bakal memikul maka beraneka ragam macam kepermaian terdapat di satu area,” sahap Gurung. (Ant/OL-12)


Pos terkait