Peninjauan Bija Capres 2024: LaNyalla Mengulek Anies, RK lalu AHY – MEDIA24JAM

  • Whatsapp

MEDIA 24 JAM: Peninjauan Bija Capres 2024: LaNyalla Mengulek Anies, RK lalu AHY

JAKARTA – Kepala DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, terpantau makin dikenal komunitas. Dalam kerangka kontestasi kebijakan 2024, LaNyalla apalagi melebihi Pembesar DKI Jakarta Anies Baswedan demi postur yang dikehendaki klub buat memerankan Pemimpin RI nanti.

Bacaan Lainnya

Informasi pengambilan pendapat TBRC (Timor Barat Research Center) yang dikutip ,EDIA 24 JAM, Selasa (7/9/201), masa elektabilitas aktor domestik didasarkan lega bentuk kepribadian istimewa lalu gatra dalam kepemimpinan transformasional, LaNyalla dipilih sebab sejumlah 3,40 obat jerih. Akuisisi ini kian adiluhung dari nilai hasil Pembesar DKI Jakarta, Anies Baswedan.

Akan halnya sebaris jenama yang disodorkan lega komunitas bersama-sama perolehannya yakni demi bersama-sama:

1) Airlangga Hartarto dipilih 18,30 obat jerih informan

2) Prabowo Subianto dipilih sebab 9,20 obat jerih informan

3) Nyonya Padmi dipilih sebab 6,50 obat jerih informan

4) Mengenakan Pranowo dipilih sebab 7,10 obat jerih informan

5) Gatot Nurmantyo dipilih sebab 6,50 obat jerih informan

6) Moeldoko dipilih sebab 6,10 obat jerih informan

7) Tri Rismaharini 5,60 obat jerih

8) La Nyalla Mattalitti 3,40 obat jerih

9) Sri Mulyani 3,30 obat jerih

10) Anies Baswedan 3,30 obat jerih

11) Ridwan Sempurna 2,10 obat jerih

12) Mentereng Harimurti Yudhoyono 2,10 obat jerih

13) Khofifah Indar Parawangsa 1,20 obat jerih

14) Muhaimin Iskandar 1,10 obat jerih

Peninjauan ini digelar lega 24 Agustus had 3 September 2021 sama desain tanya jawab lebih telepon dimana  terdapat kurang lebih 188,6 juta klub dari jumlah kelengkapan 269,6 juta penghuni Indonesia telah memakai ponsel cerdas. Ini artinya, kurang lebih 70,1 obat jerih penghuni Indonesia membuat ponsel demi satu gawai elementer. Kiat pemastian contoh dilakukan yakni probability sampling sama ala Multi Stage Acak Sampling sama besaran informan 1.820 bangsa.

Akan halnya limit of error dalam pengambilan pendapat ini sebanyak +/- 2.3 obat jerih sama babak agama sebanyak 95 obat jerih. TBRC menuntut, pengambilan pendapat diselenggarakan memakai anggaran bebas.***

Pos terkait