Dolar Mulai Ditinggalkan, Transaksi RI-Malaysia Pakai Rupiah & Ringgit Meningkat – MEDIA24JAM

  • Whatsapp

MEDIA 24 JAM: Dolar Mulai Ditinggalkan, Transaksi RI-Malaysia Pakai Rupiah & Ringgit Meningkat

Dolar Mulai Ditinggalkan, Transaksi RI-Malaysia Pakai Rupiah & Ringgit Meningkat
Ilustrasi uang ringgit Foto: Shutterstock

Indonesia mulai melepas ketergantungan pada penggunaan Dolar AS dalam transaksi dengan beberapa negara. Local Currency Settlement (LCS) yang sudah dilakukan yakni dengan Malaysia, Jepang, terbaru dengan China.

Bacaan Lainnya

Kepala Departemen Internasional Bank Indonesia Doddy Zulverdi mengatakan, tren nilai transaksi LCS dengan Malaysia terus mengalami peningkatan. Artinya, transaksi dagang menggunakan rupiah-ringgit meningkat di kedua negara tersebut, tak lagi mengandalkan dolar AS.

Rasio transaksi perdagangan Indonesia-Malaysia dengan kesepakatan LCS yang telah dilakukan sejak 2018 ini sempat mencapai 4,1 persen di 2020. Namun kembali melambat di 2021 karena pengaruh pandemi COVID-19 pada perdagangan.

"Meski baru 2 tahunan dengan Malaysia, tapi tren meningkat terus. Memang akibat pandemi perdagangan kita menurun, otomatis penggunaan LCS juga berkurang," ujar Doddy dalam diskusi virtual BI, Jumat (6/8).

"Pada intinya ini sesuatu yang positif. Dari yang tidak ada, nol, dalam beberapa tahun terakhir ini di 2020 sudah 4 persenan dari total perdagangan kita dengan Malaysia," lanjutnya.

Secara rinci, porsi LCS terhadap perdagangan Indonesia dan Malaysia di 2018 yakni 1,4 persen, di 2019 3,6 persen, di 2020 4,1 persen, dan di 2021 2,8 persen.

Sedangkan porsi LCS terhadap perdagangan Indonesia dan Jepang di 2020 hanya 0,1 persen. Namun di 2021 berhasil meningkat jadi 3,4 persen.

"Kita akui memang angkanya masih kecil dari total perdagangan, tapi trennya positif," tuturnya.

Sedangkan bank yang ditunjuk untuk melaksanakan transaksi mata uang (Appointed Cross Currency Dealer Bank/ACCD) untuk LCS Indonesia dan Malaysia yakni Bank BRI, Bank Mandiri, Bank BCA, Bank BNI, Bank CIMB Niaga, dan Bank Maybank dari sisi Indonesia.

Sementara Bank ACCD dari Malaysia yakni CIMB Bank Berhad, Hong Leong Bank Berhad, Malayan Banking Berhad, Public Bank Berhad, dan RHB Bank Berhad.

Sementara untuk LCS Indonesia dan Jepang, dari sisi Indonesia bank yang ditunjuk yakni MUFG Bank, Bank BTPN, Bank BCA, Bank Mandiri, Bank Mizuho, Bank BNI, Bank BRI. Kemudian dari sisi Jepang yakni Mizuho Bank Ltd, MUFG Bank Ltd, PT BNI Tbk Tokyo Branch, Resona Bank Ltd, dan Sumitomo Mutsui Banking Corp.

Pos terkait