Populer: RI Lepas dari Jerat Resesi, Vaksinasi Diusulkan Jadi Syarat Bansos – MEDIA24JAM

  • Whatsapp

MEDIA 24 JAM: Populer: RI Lepas dari Jerat Resesi, Vaksinasi Diusulkan Jadi Syarat Bansos

Petugas mengitung uang rupiah di salah satu gerai penukaran uang asing di Jakarta, Rabu (27/11). Foto: ANTARA FOTO/Aprillio Akbar
Indonesia akhirnya terlepas dari jerat resesi yang telah berlangsung nyaris satu tahun. Breaking news yang dihadirkan kumparanBISNIS itu jadi salah satu berita populer sepanjang hari Kamis (5/8) kemarin.
Faktor-faktor pendongkrak ekonomi, juga jadi berita lainnya yang ramai dibaca publik. Ada pun berita lain yang tak kalah menarik perhatian pembaca, usulan eks Menteri Keuangan Chatib Basri agar vaksinasi dijadikan syarat bansos. Berikut rangkumannya:

Raih Pertumbuhan 7,07 Persen, RI Keluar dari Resesi

Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan pertumbuhan ekonomi Indonesia di kuartal II positif 7,07 persen secara yoy. Dengan begitu, Indonesia berhasil lepas dari jerat resesi.

“Pertumbuhan ekonomi Kuartal II 2021 secara year on year 7,07 persen. Sementara jika dibandingkan kuartal I 2021 atau q to q tumbuh 3,1 persen,” kata Kepala BPS Margo Yuwono dalam konferensi pers, Kamis (5/7).

Perekonomian Indonesia dibelit resesi sejak tahun lalu akibat pandemi COVID-19. Suatu negara dikatakan mengalami resesi jika mengalami pertumbuhan ekonomi negatif dua kuartal berturut-turut.

Sementara Ekonomi Indonesia terkontraksi selama empat kuartal berturut-turut, dimulai sejak kuartal II 2020 hingga memasuki kuartal I tahun ini.

4 Hal yang Bikin Ekonomi RI Meroket

Ilustasi pekerja di pabrik Daihatsu Indonesia. Foto: dok. Istimewa
BPS juga membeberkan 4 hal yang menyokong pertumbuhan ekonomi di kuartal kedua 2021. Pertama karena perekonomian global juga mengalami tren positif.

Sejumlah negara yang menjadi mitra dagang Indonesia, tercatat juga tumbuh positif. Mulai dari China yang tumbuh 7,9 persen, Amerika Serikat 12,2 persen hingga Singapura 14,3 persen. Kemudian Korea Selatan juga tumbuh 5,9 persen, Vietnam 6,6 persen, serta Hong Kong sebesar 7,5 persen.

Adapun faktor kedua yakni ekspor dan impor yang juga membaik. Ekspor sepanjang kuartal tersebut naik 55,8 persen, serta impor naik 50,21 persen.

Selanjutnya, peningkatan mobilitas masyarakat juga menjadi faktor penopang lainnya. Ini seiring berlakunya pelonggaran pembatasan yang diberlakukan pemerintah. Adapun alasan terakhir, yakni meningkatnya konsumsi masyarakat serta investasi.

Chatib Basri Usul Vaksin Jadi Syarat Bansos

Chatib Basri Foto: Aditia Noviansyah/kumparan

Ekonom yang juga mantan Menteri Keuangan, Chatib Basri, memberi saran agar sebagian dana bansos dibuat jadi conditional cash transfer. Di mana jika ingin memperoleh bansos tunai tersebut, sudah divaksin dijadikan sebagai salah satu persyaratan.

Menurutnya, ini efektif buat mempercepat program vaksinasi. Sehingga tujuan akhirnya tak lain bisa menjaga tren pertumbuhan ekonomi positif.

“Saya ingin usul, pemerintah kan punya bansos yang namanya BLT. Kenapa sebagian dari BLT itu bikin dibuat di dalam conditional cash transfer yang disebut dengan cash for vaksin. Jadi kalau orang mau dapat cash, dia harus vaksin. Dengan begitu maka prosesnya akan jadi lebih cepat,” jelas Chatib dalam virtual conference bersama Kemendag, Kamis (5/8).

Pos terkait