Pengelola Usaha Kena Sanksi Jika Izinkan Masuk Warga Belum Divaksin – MEDIA24JAM

  • Whatsapp
blank

MEDIA 24 JAM: Pengelola Usaha Kena Sanksi Jika Izinkan Masuk Warga Belum Divaksin

MEDIA24JAM – Jika ketahuan memperbolehkan masuk pengunjung atau warga yang belum divaksin, pengelola tempat usaha akan dikenakan sanksi, demikian seperti dikatakan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Dengan diperpanjangnya PPKM Level 4, maka Anies akan melakukan penyesuaian terhadap pembukaan aktivitas ekonomi, seperti tukang cukur, warung makan, hingga pasar di wilayah DKI Jakarta.

“Penyesuaian aturan itu adalah kewajiban vaksinasi terhadap pengelola maupun pengunjung,” kata Anies usai menghadiri vaksinasi keliling di Santa Ursula, Jakarta Pusat, Selasa.

Semua karyawan tempat usaha maupun tamunya harus sudah tervaksin, itu menjadi tanggung jawab pengelola. “Pengelolanya yang akan kena sanksi. Jadi tidak boleh diizinkan orang yang belum vaksin itu masuk, karena berisiko,” katanya.

Vaksinasi menjadi syarat sebelum kegiatan dan aktivitas masyarakat bidang perekonomian, sosial, keagamaan dan budaya dibuka kembali secara bertahap.

Contohnya, usaha pangkas rambut bisa kembali beroperasi dengan tambahan syarat, yakni tukang cukur dan pelanggan harus sudah divaksin.

Pengelola tempat usaha cukur maupun usaha lainnya harus bertanggung jawab memastikan bahwa karyawan dan tamu memiliki bukti sertifikat vaksin, minimal dosis pertama.

“Semua yang sudah vaksin akan mendapatkan SMS dari PeduliLindungi, akan mendapat surat bukti vaksin, itu dibawa, ditunjukkan kepada pengelola,” kata Anies.

Nantinya, karyawan tempat usaha dan tamu akan diperiksa dan diverifikasi bukti surat vaksinnya, baik melalui aplikasi milik Pemprov DKI Jakarta, Jakarta Kini (JaKi), SMS dari Peduli Lindungi serta sertifikat vaksin digital yang bisa membuktikan status vaksinasi.

Jika ada masyarakat yang baru sembuh atau sebagai penyintas Covid-19 dan memerlukan waktu sebelum divaksin, Pemprov DKI telah menyiapkan ketentuan.

Penyintas Covid-19 yang belum divaksin dapat membawa surat dari fasilitas kesehatan yang membuktikan bahwa mereka telah sembuh dari paparan.

Kemudian terhadap kelompok masyarakat yang belum divaksin karena kondisi kesehatan tertentu, mereka juga perlu menyiapkan keterangan dokter dari fasilitas kesehatan sebagai buktinya.

Pos terkait