Ini Jawaban Santai Gubernur Sumbar Soal Laboratorium Unand yang Kehabisan Dana – MEDIA24JAM

  • Whatsapp

MEDIA 24 JAM: Ini Jawaban Santai Gubernur Sumbar Soal Laboratorium Unand yang Kehabisan Dana

Ini Jawaban Santai Gubernur Sumbar Soal Laboratorium Unand yang Kehabisan Dana
Pengumuman di Laboratorium Pusat Diagnostik dan Riset Penyakit Infeksi Fakultas Kedokteran Universitas Andalas. Foto: istimewa

Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi cukup santai menyikapi persoalan anggaran Laboratorium Diagnostik dan Riset Penyakit Infeksi Fakultas Kedokteran Universitas Andalas (Unand).

Bacaan Lainnya

Dia mengatakan pemerintah tidak ambil pusing apabila ada pihak yang menyebutkan pemerintah provinsi tidak peduli terhadap laboratorium.

"Semua pengajuan anggaran harus melalui rapat dan mekanisme. Kan anggaran dari kita itu sifatnya bantuan," katanya, Selasa 3 Agustus 2021.

“Tidak mungkin kita melakukan sesuatu tanpa melalui pembicaraan. Semua dilakukan pembicaraan dengan yang terkait,” sambungnya.

Mahyeldi mengakui surat pengajuan anggaran untuk Laboratorium Unand masuk 4 Juli 2021. Permintaan anggaran tersebut sebesar kurang lebih Rp30 miliar. Namun tentunya pengajuan ini perlu dibahas bersama.

“Karena dia dalam bentuk hibah. Permintaan ada Rp30 miliar kalau enggak salah saya, itu akan dibahas, didiskusikan. Nanti berapa disetujui, dievaluasi inspektorat. Kalau anggaran kita sesuai permintaan, 2020 juga begitu,” jelasnya.

Terkait lama proses, kata dia, bergantung terhadap anggaran. Mahyeldi kembali menegaskan, semua pengajuan anggaran perlu mekanisme agar tidak bermasalah nantinya.

Mahyeldi tak mempermasalahkan jika Laboratorium Unand melakukan donasi. Hal ini merupakan hak, dan selama ini pemerintah provinsi juga terus memberikan bantuan.

“Selama ini kita juga berikan bantuan juga, Padang bantuan PCR, provinsi juga begitu. Tidak ada yang tidak peduli, cuman mekanisme,” kata dia.

Baca berita sebelumnya: Laboratorium Unand Kehabisan Dana, Kini Pihak Labor Mengharapkan Donasi

Pos terkait