Jokowi Sebut Khatib dan Muazin Solat Idul Adha di Istana adalah Paspampres, Netizen: Kan Solat Ied Gak Pakai Azan Pak! – MEDIA24JAM

  • Whatsapp

MEDIA 24 JAM: Jokowi Sebut Khatib dan Muazin Solat Idul Adha di Istana adalah Paspampres, Netizen: Kan Solat Ied Gak Pakai Azan Pak!

JAKARTA – Presiden Joko Widodo kembali membuat gempar jagat maya. Kali ini bukan soal kebijakan PPKM, melainkan soal statusnya di halaman Facebook.

Bacaan Lainnya

Dimana Presiden menceritakan soal solat Idul Adha di halaman Istana. “Saya melaksanakan salat Iduladha pagi ini di halaman Istana Kepresidenan Bogor dengan jamaah terbatas. Yang bertindak sebagai muazin, imam, dan khatib adalah anggota Paspampres,” ujar Jokowi.

“Kendati terbatas, salat berjamaah berlangsung lancar. Seperti kata sang khatib, semua cobaan dapat kita lalui dengan baik manakala dihadapi dengan sabar. Sabar berkorban menjalankan ajaran Islam dan melepaskan egoisme untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT,” tambahnya.

Sontak sejumlah netizen yang dikenal kritis langsung menyerbu kolom komentar. “Bapak melakukan Bid’ah dalam ibadah. Bahkan NU pun tak menyepakati adanya adzan untuk sholat Ied,” ujar akun Sarwandi.

“Dalam shalat Ied Idul Adha, Muazin juga bertugas mengumandangkan takbir di hari raya Idul Adha. Seorang Muazin dipilih karena memiliki suara yang bagus dan kepribadian yang baik. Sementara itu Bilal adalah sebutan lain dari Muazin. Kadrun ngajinya gapernah beres,” ujar Akun lainnya yang membela Jokowi.

Sementara itu, dalam aturan Islam, salat Idul Fitri maupun Salat Idul Adha tidak didahului azan dan iqamah, juga tanpa salat qabliyah sebelum salat id, dan ba’diyah setelah salat Id.

Demikian dijelaskan Muhammad Saiyid Mahadhir, Lc MAg dalam buku Bekal Ramadhan dan Idul Fithri (6): Idul Fithri. “Dalam salat idul fitri tidak ada azan dan iqamah. Juga tanpa salat qabliyah dan ba’diyah,” demikian

Biasanya, pada salat berjamaah memang ada azan dan iqamat berkumandang, sebagai pemberitahuan bahwa telah masuk waktu salat. Namun tidak dengan salat Id. Sejak malam Id takbir sudah dikumandangkan berulang-ulang, semua bersuka cita menyambut datangnya hari raya Idul Fitri.

Demikian juga yang dilakukan di masa Rasulullah SAW, bahwa salat Id memang dilaksanakan tanpa azan dan iqamah. Sebagaimana diriwayatkan dalam sebuah hadis riwayat Imam Muslim berikut ini.

Dari sahabat Jabir bin Samrah berkata, ‘Aku menyaksikan dua hari raya (Idulfitri&Adha) bersama Nabi Muhammad Saw, tidak hanya sekali atau dua kali, tanpa azan dan iqamah’ (HR. Muslim).

Berdasarkan hal tersebut menurut pendapat mayoritas ulama Syafi’iyah mengatalan bahwa azan adalah panggilan untuk salat lima waktu sedangkan pada salat Id umat islam menyambutnya tanpa perlu dipanggil, sebagai tanda suka cita akan datangnya hari raya idulfitri dengan memperbanyak membaca takbir sejak keluar dari rumah hingga sampai ke tempat salat Id.***

Pos terkait