Walikota Solo Gibran Rakabuming mengatakan dia bekerja dari jarak jauh setelah diagnosis COVID-19 | MEDIA24JAM

  • Whatsapp

Gibran Rakabuming Raka, putra tertua Presiden Joko Widodo dan walikota Solo, mengatakan bahwa dia akan terus menjalankan tugasnya dari jarak jauh setelah dinyatakan positif terkena virus corona ⁠— tokoh masyarakat Indonesia terbaru yang melakukannya.

Gibran, 33, mengumumkan melalui pesan teks kepada wartawan kemarin bahwa ia dites positif terkena virus corona.

Gibran mengatakan dia telah mengunjungi tempat-tempat berisiko tinggi sebelum diagnosisnya, seperti rumah sakit dan pusat vaksinasi. Dia mengatakan dia tidak menunjukkan gejala dan telah menjalani isolasi mandiri, terpisah dari istri dan dua anaknya yang dinyatakan negatif.

“Selama masa isolasi saya, saya masih bekerja seperti biasa. Saya masih mengerjakan semua tugas ini, catatan resmi. Saya masih aktif, saya memimpin rapat melalui Zoom setiap hari, berkoordinasi dengan para pimpinan organisasi perangkat daerah,” kata Gibran saat konferensi pers virtual kemarin.

Wali kota muda itu mengatakan dia juga terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat terkait penerapan Pemberlakuan Darurat Pembatasan Kegiatan Umum (PPKM Darurat) di kotanya, yang berlaku hingga 20 Juli sambil menunggu perpanjangan yang diharapkan.

Gibran tentu bukan kepala daerah pertama yang terjangkit COVID-19. Pada bulan Desember, Gubernur Jakarta Anies Baswedan juga dinyatakan positif virus corona tetapi hanya menunjukkan gejala ringan sebelum pulih.

Tidak semua politisi seberuntung itu. Pada hari Minggu, Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja meninggal karena COVID-19 setelah berjuang untuk menemukan tempat tidur rumah sakit di kabupatennya sendiri karena rumah sakit yang kelebihan kapasitas.

Artikel ini, Walikota Solo Gibran Rakabuming mengatakan dia bekerja dari jarak jauh setelah diagnosis COVID-19, awalnya muncul di Coconuts, perusahaan media alternatif terkemuka di Asia.

Pos terkait