Monumen Cinta Sejati Habibie Ainun Masuk Nominasi Anugerah Pesona Indonesia 2021 – MEDIA24JAM

  • Whatsapp

MEDIA 24 JAM: Monumen Cinta Sejati Habibie Ainun Masuk Nominasi Anugerah Pesona Indonesia 2021

JAKARTA – Monumen Cinta Sejati Habibie Ainun ditetapkan masuk nominasi Anugerah Pesona Indonesia (API) 2021. Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata (Disporapar) Parepare, Amarun Agung Hamka, Selasa 15 Juni 2021 kemarin.

Bacaan Lainnya

Menurut Amarun Agung Hamka, pada ajang bergengsi seleksi pariwisata daerah yang dilaksanakan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) bekerja sama PT Ayo Jalan-jalan ini, Parepare berhasil memasukkan dua kategori pariwisata daerah dalam nominasi itu.

“Alhamdulillah dua pariwisata Parepare berhasil masuk nominasi API 2021, yakni Monumen Cinta Sejati Habibie Ainun dan kue tradisional Mantao,” ujar Hamka yang juga Plt Kepala Dinas Kominfo Parepare ini.

Hamka menguraikan, Monumen Cinta Sejati Habibie Ainun masuk nominasi API 2021 kategori destinasi kreatif, sedangkan Roti Mantao kategori makanan tradisional. Monumen Cinta Sejati lanjut Hamka, merupakan kado pernikahan Presiden ke-3 RI, Prof BJ Habibie bersama istrinya, Ainun yang dipersembahkan Wali Kota Parepare, Taufan Pawe.

Taufan Pawe memimpin Parepare dengan menjadikan BJ Habibie sebagai inspirasi membangun kota. Inspirasi cinta sejati Habibie-Ainun ini terpahat abadi di alun-alun kota Parepare, tepatnya di sudut lapangan Andi Makkasau.

Monumen tersebut diresmikan langsung oleh BJ Habibie, tepatnya 2015 lalu. “Mohon dukungan masyarakat Parepare agar wisata kebanggaan kita dapat menjadi yang terbaik di ajang Anugerah Pesona Indonesia 2021,” harap Hamka.

Acara tahunan ini menggunakan dua saluran voting, yakni melalui media sosial (IG dan youtube chanel APIaward) dan SMS Premium yang dapat dilakukan dengan cara mengirim SMS ke nomor 99386. Pemungutan suara dilakukan mulai 1 Juli hingga 31 Oktober.

Kisah Taufan Pawe, Dirikan Monumen Cinta Sejati Habibie-Ainun di Parepare

Kota Parepare, Provinsi Sulawesi Selatan menyimpan banyak kenangan terhadap sosok kharismatik Bacharuddin Jusuf Habibie. Pemerintah Kota setempat memberikan penghormatan dengan membangunkannya monumen sebagai kota kelahiran presiden ketiga Indonesia itu.

Monumen tersebut dinamai ‘Cinta Sejati Habibie-Ainun’ berikut bangunan patung, yang keduanya berdiri kokoh di tengah pusat kota setempat, tepatnya di sudut Lapangan Andi Makkasau, Kota Parepare.

Patung tersebut dibangun pada tahun 2015 sebagai kado mengenang pernikahan Habibie dengan Ainun yang ke-53 tahun. Bahkan peresmian monumen itu langsung dihadiri BJ Habibie beserta keluarganya.

Selain itu, sosok BJ Habibie telah menjadi salah satu tokoh yang diidolakan masyarakat terkhusus di Kota Parepare. Masyarakat sangat menghormati tokoh bangsa tersebut.

Wali Kota Parepare Taufan Pawe, Rabu malam, mengatakan, pembangunan monumen ‘Cinta Sejati Habibie-Ainun untuk mengenang kisah cinta BJ Habibie dan almarhum istrinya.

Tidak sampai di situ, monumen ini diyakini dapat menularkan kisah cinta keduanya kepada generasi muda dan masa akan datang, tentang arti komitmen dan kesetiaan kepada pasangannya.

“Monumen Cinta Sejati Habibie Ainun ini bisa menjadi inspirasi bagi generasi kita dengan komitmennya untuk pasangan hidup kita, Patung monumen ini sebagai simbol keabadian cinta dan kasih,” papar Taufan.

Sosok BJ Habibie bukan hanya dikenal di Indonesia, tapi pengaruhnya banyak dikenang dan diingat masyarakat dunia. Hal itu, karena kecerdasan dan kepintarannya diakui dunia bahkan saat menjabat sebagai presiden orang sangat menghargai juga menghormatinya.

“Sebagai masyarakat Pare-pare khususnya, seluruh bangsa Indonesia secara umum mari kita sama sama berdoa agar perjalan bapak BJ Habibie dimudahkan serta dilapangkan dan diberikan tempat yang layak disisi Allah SWT,” ucapnya.

Almarhum BJ Habibie lahir di Kota Parepare pada 25 Juni 1936 dengan meninggalkan dua orang anak Ilham Habibie dan Thareq Kemal Habibie. Istrinya Ainun Besari, lebih dulu meninggal pada tahun 2010 di usia 72 tahun. Rencananya almarhum akan dikebumikan di samping makam istrinya.

Sebelumnya, almarhum berjuang melawan sakitnya saat menjalani perawatan di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto Jakarta. BJ Habibie mengembuskan nafas terakhirnya sekitar pukul 18.05 WIB.

Atas kepulangan Presiden ketiga RI itu, pemerintah melalui Menteri Sekretaris Negara telah mengeluarkan surat B-1010/M.Sesneg/Set/TU.00/09/2019 perihal Pengibaran Bendera Negara Setengah Tiang dan Hari Berkabung Nasional. Terbitnya surat itu, untuk memberikan penghormatan kepada putra terbaik bangsa, Bacharuddin Jusuf Habibie.

Monumen Cinta Sejati Habibie-Ainun, Ikon Kota Parepare yang Dibuat Seniman Padang, Sumatera Barat

Monumen Cinta Sejati Habibie-Ainun sendiri menurut Isteri Walikota Parepare, Hj Erna Rasyid Taufan, merupakan salahsatu bentuk penghargaan kepada almarhum Ainun dan mantan Presiden ke 3 BJ Habibie, sebagai tokoh yang sangat dihormati dan diidolakan di Kota Parepare.

“Patung ini dibuat bapak (Walikota Parepare, Taufan Pawe, red), selain untuk mengenang ibu Ainun dan Pak Habibie, juga sebagai ikon kota, makanya dibangun di sekitar Lapangan Andi Makassau berada di Jalan Veteran, pusat kota Parepare,” ujar Erna.

Lapangan sepakbola ini juga berfungsi pula sebagai alun-alun kota. Di sudut barat daya lapangan inilah, atau di pojok kiri bawah kalau dilihat di peta, Patung Cinta Ainun-Habibie berdiri.

Patung yang seharga Rp1,8 miliar diresmikan pada 12 Mei 2015 yang lalu. Patung ini terlihat megah dengan posisi menghadap ke arah tengah lapangan, atau menyilang lapangan ke arah timur laut.

Dudukan patung, selebar 423 x 187 cm, juga ditempatkan di tengah kolam air berbentuk lingkaran. Tinggi patung, ujung rambut, diperkirakan sekitar 5,82 meter. Area bagian belakang patung dikelilingi pilar beton dan ornamen berbentuk pintu warna-warni. Pilar dan ornamen ala pintunya berpola cekungan dengan titik tertinggi sekitar 8 meter.

“Patung ini sendiri diresmikan langsung oleh Pak BJ Habibie bertepatan dengan peringatan ulang tahun ke-53 pernikahan BJ Habibie dengan almarhum Hasri Ainun Besari (Ainun Habibie),” ujarnya.

“Untuk tahun ini atau Hut ke- 55 pernikahan beliau, kita adakan serangkaian kegiatan diawali hari ini, hingga besok 13 Mesi 2017,” ujar Erna Rasyid, yang juga menjabat sebagai ketua Dewan Pembina KDEI.

Menurut Erna, Walikota Parepare Taufan Pawe mempersembahkan patung itu sebagai penghormatan bagi Habibie, yang memang kelahiran Parapare, sekaligus untuk menambah obyek wisata di kota Parepare.

Lapangan Andi Makassau merupakan lapangan multi-fungsi. Berukuran lapangan sepakbola, dia biasa dipakai pertandingan sepakbola. Di pinggir lapangan sudah tersedia jalur untuk jogging.

Tidak sedikit juga para wisatawan memanfaatkannya untuk kongkong-kongkow. Pemerintah Kota Parepare sudah lama menyediakan free wifi dan arena bermain anak-anak. Dan tak cuma untuk menservis warganya, Pemkot Parapare juga menservis burung-burung merpati, dengan membuatkan kandang dan sarang di tepi lapangan.

Sebagai alun-alun, Lapangan Andi Makassau biasa dipakai untuk berbagai kegiatan pertunjukkan seni dan budaya. Maret 2015 lalu pun, rombongan sirkus gajah menggelar pertunjukkan di sana.

Sedangkan saat lebaran Idul Fitri, masyarakat muslim Kota Parepare biasa melakukan salat disana. Sebagai fasilitas untuk para wisatawan, Pemkot Parepare juga membangun kios makanan dan minumun, serta wc umum. Sebelumnya, lapangan ini terkenal sebagai mangkalnya para waria dan sering membuat kegaduhan disana. Namun setelah dibangun monumen tersebut, Pemkot berhasil mengubah Image jelek tersebut.

Patung Cinta Habibie-Ainun yang berdiri kokoh di sudut Barat Daya Lapangan Andi Makassau menjadi salah satu ikon baru Kota Parepare. Tak sedikit para wisatawan menghabiskan waktunya disini dan melakukan foto-foto atau sekedar kongkow-kongkow.

Menurut Erna Rasyid Tuafan, seniman yang membuat Patung Ainun-Habibie, adalah pematung hebat bernama Niel El Fuadi. “Awalnya Niel kita percayakan membuat patung itu, karena dari presntase awal kita sudah langsung percaya kalau dia bisa. Bahkan dia mengibaratkan, mematung itu seperti pelawak yang merasa puas ketika tujuannya berhasil. Pelawak bertujuan membuat orang tertawa sedangkan pematung membuat orang sekali melihat karyanya langsung mengenali itu patung siapa,” jelasnya.

Patung Habibie-Ainun ini sendiri sebelumnya akan dibuat dalam bentuk setengah badan tetapi setelah berdiskusi mengenai makna yang tertuang dalam filosofis patung, kemudian diputuskan dijadikan menjadi satu badan.

Tinggi patung Habibie dibuat 4 meter sedangkan patung almarhum istrinya, Ainun Habibie setinggi 3,82 meter. Pematung yang merupakan orang asli Padang tersebut kata Erna, proses membuatnya unik dengan melalui tiga tahap yakni modelling, cetak fiber, kemudian pembuatan tahap akhir dengan langsung dicetak dengan menggunakan bahan perunggu.

“Iya tidak serta merta langsung dibuat seperti patung kebanyakan. Tapi memakai tahapan-tahapan yang ia kerjakan sendiri dengan timnya.

Kini pun Kota Parepare kian meriah dan gemerlap dimalam hari. Lampu-lampu hias serta air mancur di sekitar Monumen, terlihat apik dan bikin betah para pengunjungnya.***

Pos terkait