Ivermectin dapat Menjadi Obat Covid-19? Cek Fakta Berikut Ini – MEDIA24JAM

  • Whatsapp
blank

MEDIA 24 JAM: Ivermectin dapat Menjadi Obat Covid-19? Cek Fakta Berikut Ini

MEDIA24JAM – Ivermectin dipercaya sebagai obat yang dapat menyembuhkan Covid-19. Bahkan bisa menyelamatkan pasien dari risiko kematian. Dalam menanggulangi lonjakan kasus Covid-19, kota Kudus pun kedatangan paket kiriman obat Ivermectin sebanyak 2.500 dosis sebagai upaya penanganan pandemi tersebut.

Tapi, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) sudah menegaskan bahwa sampai sekarang belum ada data yang valid menyatakan obat Ivermectin mampu menyembuhkan Covid-19. Jadi, masyarakat disarankan tidak sembarang menggunakan obat tersebut.

Terlepas dari itu semua, sebetulnya apa itu obat Ivermectin?

Menurut laporan BPOM, Ivermectin kaplet 12 mg terdaftar di Indonesia untuk indikasi infeksi kecacingan (Strongylodiasis dan Onchocerciasis). Ivermectin diberikan dalam dosis tunggal 150-200 mcg/kg Berat Badan dengan pemakaian 1 (satu) tahun sekali.

“Ivermectin adalah obat keras yang pembeliannya harus dengan resep dokter dan penggunaannya di bawah pengawasan dokter,” tegas BPOM.

“Ivermectin yang digunakan tanpa indikasi medis dan tanpa resep dokter dalam jangka waktu panjang dapat mengakibatkan efek samping, antara lain nyeri otot atau sendi, ruam kulit, demam, pusing, sembelit, diare, mengantuk, dan Sindrom Stevens-Johnson,” terang laporan tersebut.

Baca Juga : Jawaban BPOM Terkait Heboh Ivermectin Diklaim Obat Mujarab Covid-19

Bagaimana cara kerja obat ini di tubuh manusia?

Ivermectin sendiri termasuk dalam kelas obat yang dikenal sebagai antihelmintik. Obat ini bekerja dengan melumpuhkan dan membunuh parasit cacing gelang. Orang dengan sistem kekebalan yang lemah sulit membunuh parasit ini, sehingga diperlukan ‘senjata’ tambahan supaya parasit berbahaya tersebut dapat dikalahkan.

“Pada beberapa kasus, infeksi akibat cacing gelang dapat berakibat serius hingga mengancam nyawa. Karena itu, penanganan yang tepat dan cepat menjadi kunci dan salah satunya dapat menggunakan obat Ivermectin,” tulis laporan WebMD.

(sumber: okezone.com)

Pos terkait