Matahari Buatan China Mencapai Rekor Baru – MEDIA24JAM

  • Whatsapp

MEDIA 24 JAM: Matahari Buatan China Mencapai Rekor Baru

 TONIID.DE

© AFP/CHINESE ACADEMY OF SCIENCES/HANDOUT / HANDOUT/FutureZone

“Matahari buatan” China telah mencapai tonggak sejarah baru

www.toniid.de — Reaktor fusi China EAST mampu mempertahankan suhu plasma 120 juta derajat Celcius selama 101 detik.

China telah mencapai tonggak sejarah lain dalam pengembangan reaktor fusi, lapor South China Morning Post . The Experimental Advanced Superconductor Tokamak (EAST) di kota Hefei mampu mempertahankan suhu plasma 120 juta derajat Celcius selama 101 detik . Itu lima kali lebih lama dari kinerja puncak sebelumnya. Tahun lalu suhu plasma mencapai 100 juta derajat Celcius selama 20 detik.

Selain itu, reaktor fusi nuklir eksperimental dipanaskan hingga suhu plasma 160 juta derajat Celcius selama 20 detik pada hari Jumat , kata laporan itu.

© © REUTERS / CHINA STRINGER NETWORK / FutureZone

Matahari buatan” China lainnya, reaktor tokamak HL-2M di provinsi barat daya Sichuan , yang dinyalakan pada Desember lalu , mencapai suhu 150 juta derajat Celcius selama 10 detik dalam percobaan pada akhir tahun lalu .

Pabrik tersebut adalah bagian dari upaya China untuk membuat reaktor fusi siap untuk produksi seri. Sejauh ini belum ada solusi hemat biaya untuk menarik energi dari fusi nuklir. Untuk melakukan ini, plasma harus dibangkitkan dan distabilkan, yang membutuhkan setidaknya 100 juta derajat Celcius.

Energi yang diperoleh dari fusi nuklir dianggap sebagai mercusuar harapan dalam pembangkit energi. Dalam jangka panjang, fusi nuklir harus menjadi alternatif dari pembakaran bahan bakar fosil dan fisi nuklir yang kontroversial. Ini akan menjadi bersih karena tidak menghasilkan limbah atau gas rumah kaca. Prinsip fusi nuklir sudah digunakan dengan bom hidrogen dan tidak boleh disamakan dengan fisi nuklir. Ini terjadi di pembangkit listrik tenaga nuklir konvensional.

Proyek serupa juga telah berlangsung di Eropa sejak 2007. UE, Swiss, AS, Cina, Korea Selatan, Jepang, Rusia, dan India terlibat dalam reaktor fusi ITER di Prancis. Operasi reguler mungkin tidak akan dimulai paling cepat hingga tahun 2035.

Memang berita tentang pengetahuan selalu menarik untuk disimak. Jangan lupa untuk mengunjungi www.toniid.de setiap hari karena akan ada banyak berita teknologi tips dan trik menarik lainnya.

Pos terkait