Gadis Diusir Karena TikTok Anti-Palestina Masuk Kembali ke Sekolah | MEDIA24JAM

  • Whatsapp
A high school student (center) apologizing publicly over her anti-Palestine TikTok. Photo: Istimewa

Pejabat di Bengkulu telah membalikkan pengusiran seorang siswa sekolah menengah, yang video TikTok viral yang mengejek warga Palestina menjadi subjek kemarahan nasional pekan lalu.

Masuk kembali ke sekolah dikonfirmasi oleh Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) pagi ini, yang termasuk paling vokal dalam menyatakan bahwa dia seharusnya tidak dirampok haknya atas pendidikan atas video tersebut.

“Dia sekarang dikembalikan ke orang tuanya; Itu sama saja dengan skorsing, ”kata Komisioner KPAI Retno Listyarti dalam keterangan tertulis pagi ini, seraya menambahkan bahwa siswa kelas 11 tersebut akan terus belajar dari jarak jauh hingga sisa beberapa minggu tahun ajaran.

Komisi tersebut mengatakan MS telah diintimidasi oleh rekan-rekannya atas video tersebut, dan bahwa dewan pendidikan setempat akan memfasilitasi transfer sekolah jika dia mencarinya.

“Seharusnya dia diberi kesempatan untuk mengoreksi dirinya dari kesalahan yang dia lakukan,” kata Retno.

Persatuan Pendidikan dan Guru (P2G) mencurigai pengusiran gadis itu telah menjadi masalah politik, dengan dewan pendidikan provinsi secara sepihak mendorong pengusiran itu, sementara Gubernur Bengkulu berpendapat bahwa dia harus mempertahankan tempatnya di sekolah.

Dalam videonya, gadis itu menyebut orang Palestina “babi” dan mereka pantas untuk dibantai. Saat polisi terlibat karena kemungkinan melanggar Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE), dia mengaku hanya mengunggah video itu sebagai lelucon.

Gadis itu tidak didakwa melanggar UU ITE, berbeda dengan pemuda di Nusa Tenggara Barat (NTB) yang mengunggah video serupa dan terancam hukuman enam tahun penjara karena ujaran kebencian online di bawah hukum.

Artikel ini berjudul Girl dikeluarkan karena TikTok anti-Palestina diterima kembali ke sekolah, awalnya muncul di Coconuts, perusahaan media alternatif terkemuka di Asia.

Pos terkait