Google Rancang AI untuk Deteksi Kondisi Kulit

  • Whatsapp

Google merancang sistem kecerdasan buatan/artificial intelligence (AI) yang dapat mendeteksi masalah kesehatan. Mulai dari kulit, rambut, hingga kuku.

Sistem tersebut akan dapat mendeteksi berbagai masalah pada kulit, rambut, dan kuku melalui tangkapan gambar yang diunggah pengguna. 

Saat ini sistem tersebut tengah dalam uji coba. Sistem yang direncanakan bernama Dermatology Assist Tool tersebut ditargetkan akan dirilis untuk publik di tahun ini.

Kepala Pusat Penelitian Kanker, University of Southampton, Tim Underwood, mengatakan kalau dikembangkan dengan maksimal, diharapkan aplikasi tersebut akan bisa membantu tenaga ahli memberikan perawatan yang lebih tepat dengan kondisi setiap pasien.

“Pemanfaatan AI baik itu dalam penanganan kanker atau bidang kesehatan lain harus bisa membantu menghadirkan dialog perawatan apa yang paling sesuai dan diinginkan pasien,” ujar Underwood, dilansir dari bbc.com, Kamis, (20/5).

Google menyatakan saat ini sistem AI yang mereka kembangkan telah mampu mendeteksi 288 kondisi atau masalah pada kulit manusia. Meski begitu, Google tak bermaksud menjadikan teknologi tersebut sebagai pengganti pelayanan medis secara langsung oleh tenaga ahli.

Pengembangan teknologi tersebut telah dilakukan Google dalam tiga tahun terakhir. Uji coba dilakukan pada 65 ribu gambar dengan kondisi kulit yang beragam. (M-2) 


Pos terkait